Skip to main content

Pengurusan SIM di Depok (Pengurusan SIM Part 2)

Seminggu setelah cabut berkas SIM di Grogol, tepatnya hari Sabtu 6 Juni 2015, saya ke Polres Depok untuk mengurus SIM. Saya berangkat pagi hari agar bisa selesai cepat, dengan rencana sampai di kantornya jam 8 pagi.

Sampai di lokasi ternyata masih belum buka karena ada apel pagi dilanjutkan senam bersama. Lokasi parkir motor yang seharusnya di lapangan tersebut oleh petugas diarahkan ke parkir Bank BRI, yang kebetulan berdampingan.

Tempat pengurusan SIM di Polres Depok berada di sisi kiri area. Saya masuk dan melihat ada tempat foto copy (FC) satu-satunya untuk SIM dan KTP. Lalu oleh penjaga FC diarahkan ke tempat cek kesehatan. Cek kesehatan yang dilakukan saat itu hanya buta warna.

Lalu menuju loket BRI yang berada didalam Polres tersebut. Sampai dilokasi loket belum buka, kemungkinan besar masih terbawa suasana senam pagi yang belum selesai juga. Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya loket buka. Loket untuk perpanjangan SIM dan pembuatan baru berbeda. Khusus perpanjangan ada di dalam ruangan yang masuknya melalui pintu samping.

Setelah selesai membayar biaya perpanjangan (walaupun maksudnya mutasi, tapi intinya sama). Akhirnya saya menuju lokasi di belakang kantin. Saya menyerahkan semua berkas ke loket pendaftaran, Untungnya masih sepi untuk yang perpanjangan. Menunggu sekitar 10 menit untuk foto. Alhamdulillah, saya urutan kedua untuk foto SIM. Karena SIM yang dimutasikan ada 2, ya melakukan fotonya juga dua kali. Yang menarik disini adalah, saat petugas menanyakan detail isi SIM, seperti alamat, dll. Beliau menyayangkan data e-KTP yang tidak upto date, karena sistem SIM tersebut sudah tehubung langsung dengan data kependudukan. Selesai foto, otomatis SIM langsung tercetak. Alhamdulillah, tidak membutuhkan waktu lama, cuma sekitar 30 menit (mungkin karena masih pagi).

Mutasi/Perpanjangan di lokasi tujuan:
Syarat: FC SIM dan KTP
Biaya: FC (lupa habis berapa), cek kesehatan (Rp. 22.500 tiap SIM), Asuransi (Rp. 30.000 tiap SIM), Mutasi/Perpanjangan (Rp. 75.000 untuk SIM C & Rp. 80.000 untuk SIM A).

Semoga Bermanfaat..

Comments

Popular posts from this blog

karimun ganti alternator 70A

Tanggal 26 november 2011 kemarin terjadi sesuatu hal yang menguras kantong ajaib alias "dompet". gimana tidak, selama perjalanan ke mangga dua, AC mati. setelah benerin AC, malah Aki keok, untung ada bengkel. setelah ganti aki baru, indikator aki masih nyala di kabin driver. karena istri gak mau service atau beli alternator 2nd. akhirnya tanggal 4 desember 2011 kemarin kepasang deh alternator 70 A merk BOSCH pada acara Gathering Karimun Kaskus ke-3.




Systems Analysis and Design with UML (Part 1 Pendahuluan)

Systems Analysis and Design with UML merupakan salah satu buku karangan Alan Dennis, Barbara Haley Wixom dan David Tegarden. buku ini memberikan langkah-langkah bagaimana kita membuat sebuah sistem yang terencana, terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sebuah sistem memerlukan perencanaan yang matang untuk mengetahui berapa besar resource yang dibutuhkan, baik waktu, biaya, maupun SDMnya. perencanaan tersebut juga dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar sistem tersebut, complexitasnya, dan apa keinginan user, karena banyak sistem gagal dibuat karena seorang analis mencoba membuat sebuah sistem yang "wah" tanpa mengerti organisasinya, apakah sistem ini memang dibutuhkan oleh bisnis value organisasi tersebut atau tidak.

Hitung Jumlah Kolom di Tabel (SQL)

Hitung Jumlah Kolom di Tabel  / Count the number of columns in Table (SQL)
Biasanya kita malas hitung nih jumlah kolom yang ada pada suatu tabel, saking banyaknya value yang mau di capture. permasalahannya, gimana caranya ya??????
ya dengan hitung manual, yang pasti lebih ngreget waktu hitungnya kalo fieldnya lebih dr 50 kolom.ya pake query aja, kan lebih simple dan gak usah pake' kelupaan.


SELECT COUNT(*) FROM INFORMATION_SCHEMA.[COLUMNS] WHERE TABLE_NAME in ('[nama_tabel]') Database yang digunakan SQL Server.