Skip to main content

Jenis Buah-Buahan menurut usia

sumber : Tabloid Nakita


BUAH UNTUK SI 4 BULAN


Buah yang Disarankan:
* Air jeruk sangat baik diberikan karena banyak mengandung vitamin C yang berfungsi memperbaiki lapisan-lapisan dalam pembuluh darah, termasuk lapisan mulut. Juga untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, penyembuhan luka, pertumbuhan tulang dan gigi bayi.
* Pisang, sangat baik karena banyak mengandung kalori untuk pertumbuhan, vitamin C, kalium, kalsium. Pisang memiliki kadar tepung tinggi, dibanding buah semangka yang lebih banyak air dibanding tepungnya. Pisang juga mengandung mineral yang tinggi.
* Sari buah tomat dan pepaya. Saat memberikan sari buah tomat pada bayi, kulit ari dan biji tomat harus dipisahkan terlebih dahulu karena keduanya tidak dapat dicerna oleh pencernaan bayi. Tomat dan pepaya sangat baik untuk bayi karena mengandung banyak vitamin A. Vitamin ini berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, juga untuk kesehatan matanya.

Buah yang Harus Dihindari:
* Yang banyak mengandung serat, seperti sirsak. Sirsak dan buah lain yang seratnya panjang-panjang susah dicerna oleh bayi.
* Buah yang rasanya terlalu asam, karena dapat menyebabkan bayi sakit perut
* Buah-buahan yang mengandung alkohol, seperti durian dan nangka cempedak.


BUAH UNTUK SI 6-7 BULAN
* Umumnya bayi telah mulai tumbuh gigi, jadi ia sudah bisa diberi buah yang banyak mengandung serat, seperti mangga atau semangka.
* Penyajian buah untuk usia ini pun dapat lebih kental dari sebelumnya, dengan cara dijus, dikerok, atau dilumatkan
* Bayi juga sudah boleh diberi buah yang dipotong kecil-kecil untuk melatih gigi-giginya. Karena umumnya di usia ini bayi mulai belajar mengunyah.
* Buah yang sebaiknya dihindari di usia 6-7 bulan, sama dengan untuk byi umur 4 bulan.


BUAH UNTUK SI 8-12 BULAN
* Menginjak usia 8 bulan, biasanya gigi-gigiya sudah semakin kuat, sehingga sudah memungkinkan untuk diberikan buah yang dipotong-potong, seperti semangka, mangga, pisang, pepaya yang dipotong kecil-kecil
* Pada usia 11-12 bulan, karena biasanya gigi-giginya sudah kuat dan lengkap, dianjurkan memberi buah yang dapat dimakan utuh, seperti pisang.


FREKUENSI PEMBERIAN BUAH
* Frekuensi pemberian buah sebaiknya disesuaikan dengan pemberian ASI dan makanannya.
* Mula-mula diberikan sekali dalam sehari terlebih dahulu. Misalnya, ibu ingin menggantikan waktu pemberian ASI yang biasanya diberikan pada jam 10 pagi dengan buah. Nah, buatkan jus pepaya atau perasan air jeruk.
* Setelah itu, lihat reaksinya. Kalau anak masih lapar, boleh saja ditambahkan ASI.


TAK DISARANKAN BUAH KALENGAN
Buah dalam kaleng, tak dianjurkan. Sedapat mungkin beri makanan/buah yang segar dan alami. Buah-buahan dalam kaleng biasanya telah diawetkan dan umumnya ditambahi beberapa zat tertentu. Walaupun disebutkan zat itu memenuhi persyaratan, tetapi kalau bisa mendapatkan makanan yang segar, lebih baik kita berikan buah segar. Harganya pun lebih murah dibanding buah kaleng.

Comments

  1. heeemmmm ketemu lagi ma temen yg dulu membangkitkan semangat D3 TKJ...doain temen2 agar sukses menyongsong TA ya...aminnn....kunjungi & beri comment di blogq ya...http://lely-abidah.blogspot.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

karimun ganti alternator 70A

Tanggal 26 november 2011 kemarin terjadi sesuatu hal yang menguras kantong ajaib alias "dompet". gimana tidak, selama perjalanan ke mangga dua, AC mati. setelah benerin AC, malah Aki keok, untung ada bengkel. setelah ganti aki baru, indikator aki masih nyala di kabin driver. karena istri gak mau service atau beli alternator 2nd. akhirnya tanggal 4 desember 2011 kemarin kepasang deh alternator 70 A merk BOSCH pada acara Gathering Karimun Kaskus ke-3.




Systems Analysis and Design with UML (Part 1 Pendahuluan)

Systems Analysis and Design with UML merupakan salah satu buku karangan Alan Dennis, Barbara Haley Wixom dan David Tegarden. buku ini memberikan langkah-langkah bagaimana kita membuat sebuah sistem yang terencana, terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sebuah sistem memerlukan perencanaan yang matang untuk mengetahui berapa besar resource yang dibutuhkan, baik waktu, biaya, maupun SDMnya. perencanaan tersebut juga dibutuhkan untuk mengetahui seberapa besar sistem tersebut, complexitasnya, dan apa keinginan user, karena banyak sistem gagal dibuat karena seorang analis mencoba membuat sebuah sistem yang "wah" tanpa mengerti organisasinya, apakah sistem ini memang dibutuhkan oleh bisnis value organisasi tersebut atau tidak.

Hitung Jumlah Kolom di Tabel (SQL)

Hitung Jumlah Kolom di Tabel  / Count the number of columns in Table (SQL)
Biasanya kita malas hitung nih jumlah kolom yang ada pada suatu tabel, saking banyaknya value yang mau di capture. permasalahannya, gimana caranya ya??????
ya dengan hitung manual, yang pasti lebih ngreget waktu hitungnya kalo fieldnya lebih dr 50 kolom.ya pake query aja, kan lebih simple dan gak usah pake' kelupaan.


SELECT COUNT(*) FROM INFORMATION_SCHEMA.[COLUMNS] WHERE TABLE_NAME in ('[nama_tabel]') Database yang digunakan SQL Server.