Skip to main content

Tips Menghadapi Generic Host Process for Win32 Services

ini kejadian kali pertama menghadapi yang namanya "Generic Host Process for Win32 Services" di komputer ku dengan sistem operasi Windows XP SP2. bingung banget, karena kenanya gara-gara connect dengan Internet.

lagi asyiknya, bisa ngenet dirumah gara-gara telah beli modem 3.5G. Ngenet 1-2 jam gak ada masalah apa-apa. keesokan harinya, muncul tuh pop up window bertuliskan "Generic Host Process for Win32 Services". langsung aja koneksi internet terputus. aaah, baru beli, kok ada error tuh di windowsnya. coba install ulang windowsnya, gak ada efek. sebel banget.

esoknya lagi aku cari di internet kantor...... akhirnya banyak kejadian yang seperti ini. banyak solusi yang aneh-aneh dan memang terselesaikan namun mengakibatkan masalah baru lainnya.

Dari sizlopedia.com (ada 2 solusi)
http://www.sizlopedia.com/2007/01/28/fix-generic-host-for-win32-process-or-faulting-svchostexe-errors/
Close Port 445:
1. Start Registry Editor (Regedit.exe) by clicking Start menu, and then click the Run icon.
2. In the small box that Opens, type: regedit then click the OK button. The Registry Editor will now have opened.
3. Locate the following key in the registry:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
In the right-hand side of the window find an option called TransportBindName.
Double click that value, and then delete the default value, thus giving it a blank value.

Close Port 135:
1. Then you must now navigate to the following registry key:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE
2. You will see there is a String Value called: EnableDCOM
Set the value to: N (it should currently be Y)
3. Close the Registry Editor. Shutdown and Restart your computer.

Dari sizlopedia.com (ada 4 solusi)
http://www.sizlopedia.com/2007/04/28/fix-generic-host-for-win32-process-error/
Solution# 1:
------------------------
1. Hop to ‘Run’ and open ‘Regedit’
Navigate to:
HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Browser > Parameters
2. Find the Key
Name: IsDomainMaster
and set Data: False
3. Restart Your PC

Solution# 2:
-------------------------
1. Go to ‘Run’ and open ‘cmd’
2. Type ‘netsh’ in command console then press enter
3. Then type ‘winsock’ and press enter and then type reset
4. Restart Your PC

Solution# 3:
-------------------------
Get the LspFix (http://cexx.org/lspfix.htm) and follow the steps as directed

Solution# 4:
-------------------------
Get the Microsoft Update Patch (http://support.microsoft.com/kb/894391) and apply it. Thanx to Nirmal (http://www.nirmaltv.com/2007/04/14/problem-with-windows-xp/) for this.

Dari Microsoft.com :
Bisa baca artikelnya http://support.microsoft.com/kb/894391

SOLUSI dari saya (cah_yasri) :
update windows ke Service Pack 3, bisa install ulang windowsnya atau cari package update SP3. Mantap dan "tok cer" berhasil atuh. hingga saat ini gak ada masalah dengan masalah ini. Jaringan lokal masih jalan, bahkan Internet gak ada putusnya. Horeeeeeee

Comments

  1. Hal itu juga menimpa banyak user kantorku. Karena kalo harus setting satu-persatu tiap PC tentu itu cukup repot.
    Apa ada cara lain?

    ReplyDelete
  2. itu dia, sampai saat ini saya juga gak ngerti solusi untuk komputer jarfingan di perkantoran

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

karimun ganti alternator 70A

Tanggal 26 november 2011 kemarin terjadi sesuatu hal yang menguras kantong ajaib alias "dompet". gimana tidak, selama perjalanan ke mangga dua, AC mati. setelah benerin AC, malah Aki keok, untung ada bengkel. setelah ganti aki baru, indikator aki masih nyala di kabin driver. karena istri gak mau service atau beli alternator 2nd. akhirnya tanggal 4 desember 2011 kemarin kepasang deh alternator 70 A merk BOSCH pada acara Gathering Karimun Kaskus ke-3. Berikut komentar salah satu member Karimun Kaskus, Om HT (yang masang alternator di karimun saya) : Halah sampe saya juga lupa lapor mengenai alternator , syukur deh saya bisa bantu temen2 lagi dengan tersedianya alternator optional 70 amp, dengan harga bersahabat dalam keadaan baru gress yang plek dengan karimun, seharga 800.000 saja tanpa pasang dan belom berikut ongkir, Ritual pemasangan : Pulley alternator beda dengan mm, tapi disiasati dengan menukar

Hitung Jumlah Kolom di Tabel (SQL)

Hitung Jumlah Kolom di Tabel / Count the number of columns in Table (SQL). Biasanya kita malas hitung nih jumlah kolom yang ada pada suatu tabel, saking banyaknya value yang mau di capture. permasalahannya, gimana caranya ya ??? ya dengan hitung manual, yang pasti lebih ngreget waktu hitungnya kalo fieldnya lebih dr 50 kolom. ya pake query aja, kan lebih simple dan gak usah pake' kelupaan. SELECT COUNT(*) FROM INFORMATION_SCHEMA.[COLUMNS] WHERE TABLE_NAME in (' [nama_tabel]')  Database yang digunakan SQL Server.

FOUR Productivity FEYNMAN- strategies

Ada twit yang menarik FOUR Productivity FEYNMAN- strategies: i) Stop trying to know-it-all. ii) Don't worry about what others are thinking. iii) Don't think about what you want to be, but what you want to do. iv) Have a sense of humor and talk honestly. pic.twitter.com/NMtwmpWECk — Prof. Feynman (@ProfFeynman) July 1, 2018 namun yang menarik lagi di komentarnya, banyak komentar menarik yang juga dapat dijadikan bahan pembelajaran diri. Salah satu komentarnya berisi  jika kita sudah mengetahui semuanya, kita sudah mati . Hal ini berarti " belajar, tidak ada batas waktu ".

Bagaimana mengetahui siapa yang menambahkan akun ke dalam Active Directory

Kita mengetahui bahwa Active Directory  merupakan salah satu sistem yang penting di sebuah Perusahaan, karena menyimpan data akun dan informasi detailnya. Jika sebuah perusahaan tidak memiliki seorang staff yang memiliki tugas khusus dalam pengelolaan sistem ini, maka kita harus mengetahui siapa saja yang sudah menambahkan akun ke dalam sistem tersebut. Kita membutuhkan informasi log perubahan data, untuk mencegah adanya kebocoran informasi / security breach . Setelah melalui browsing di internet, akhirnya menemukan caranya dari website Netwrix dan Social Technet on Microsoft . Jalankan Configure Audit Policy Settings dengan perintah GPMC.msc → Edit “Default Domain Policy” → Computer Configuration → Policies → Windows Settings → Security Settings → Local Policies → Audit Policy → Audit account management → Define → Success. lakukan konfigurasi object-level Active Directory auditing settings dengan membuka ADSI Edit → Connect to “Default naming context”→ Klik “OK” → klik kanan Domai