Skip to main content

Bagaimana mengetahui siapa yang menambahkan akun ke dalam Active Directory

Kita mengetahui bahwa Active Directory merupakan salah satu sistem yang penting di sebuah Perusahaan, karena menyimpan data akun dan informasi detailnya. Jika sebuah perusahaan tidak memiliki seorang staff yang memiliki tugas khusus dalam pengelolaan sistem ini, maka kita harus mengetahui siapa saja yang sudah menambahkan akun ke dalam sistem tersebut. Kita membutuhkan informasi log perubahan data, untuk mencegah adanya kebocoran informasi / security breach. Setelah melalui browsing di internet, akhirnya menemukan caranya dari website Netwrix dan Social Technet on Microsoft.
  1. Jalankan Configure Audit Policy Settings dengan perintah GPMC.msc → Edit “Default Domain Policy” → Computer Configuration → Policies → Windows Settings → Security Settings → Local Policies → Audit Policy → Audit account management → Define → Success.
  2. lakukan konfigurasi object-level Active Directory auditing settings dengan membuka ADSI Edit → Connect to “Default naming context”→ Klik “OK” → klik kanan DomainDNS object pada domain → Properties → Security (Tab) → Advanced (Button) → Auditing (Tab) → Add Principal “Everyone” → Ketik “Success” → Terapkan “This object and Descendant objects” → Permissions: → Pilih semua check boxes kecuali: “Full Control”, “List Contents”, “Read all properties”, “Read permissions” → Click “OK”.
  3. Cek log security event capacity dengan menjalankan GPMC.msc → Edit “Default Domain Policy” → Computer Configuration → Policies → Windows Settings → Security Settings → Event Log → Tentukan:
    • Maximum security log size pada 1gb
    • Retention method for security log to “Overwrite events as needed”.
  4. Jalankan perintah “gpupdate /force”.
  5. Jalankan eventvwr.msc dan filter log security pada event id 4728 untuk menemukan kapan akun tersebut ditambahkan pada security-enabled global groups. Contoh nama group dalam hal ini adalah “Domain Admins”.
Sumber: www.netwrix.com | Tutorial on You Tube (Link).
Sumber: social.technet.microsoft.com by Santosh Bhandarkar

Comments

Popular posts from this blog

karimun ganti alternator 70A

Tanggal 26 november 2011 kemarin terjadi sesuatu hal yang menguras kantong ajaib alias "dompet". gimana tidak, selama perjalanan ke mangga dua, AC mati. setelah benerin AC, malah Aki keok, untung ada bengkel. setelah ganti aki baru, indikator aki masih nyala di kabin driver. karena istri gak mau service atau beli alternator 2nd. akhirnya tanggal 4 desember 2011 kemarin kepasang deh alternator 70 A merk BOSCH pada acara Gathering Karimun Kaskus ke-3. Berikut komentar salah satu member Karimun Kaskus, Om HT (yang masang alternator di karimun saya) : Halah sampe saya juga lupa lapor mengenai alternator , syukur deh saya bisa bantu temen2 lagi dengan tersedianya alternator optional 70 amp, dengan harga bersahabat dalam keadaan baru gress yang plek dengan karimun, seharga 800.000 saja tanpa pasang dan belom berikut ongkir, Ritual pemasangan : Pulley alternator beda dengan mm, tapi disiasati dengan menukar

Hitung Jumlah Kolom di Tabel (SQL)

Hitung Jumlah Kolom di Tabel / Count the number of columns in Table (SQL). Biasanya kita malas hitung nih jumlah kolom yang ada pada suatu tabel, saking banyaknya value yang mau di capture. permasalahannya, gimana caranya ya ??? ya dengan hitung manual, yang pasti lebih ngreget waktu hitungnya kalo fieldnya lebih dr 50 kolom. ya pake query aja, kan lebih simple dan gak usah pake' kelupaan. SELECT COUNT(*) FROM INFORMATION_SCHEMA.[COLUMNS] WHERE TABLE_NAME in (' [nama_tabel]')  Database yang digunakan SQL Server.

Filosopi Matematika #2

Kita pasti pernah mengetahui rumus matematika , seperti berikut (+) * (+) = (+) (-) * (+) atau (+) * (-) = (-) (-) * (-) = (+) Ternyata rumus tersebut memiliki makna dalam kehidupan, sepert: (+) * (+) = (+) Maknanya, mengatakan yang BENAR terhadap sesuatu yang BENAR adalah tindakan yang BENAR (-) * (+) atau (+) * (-) = (-) Maknanya, mengatakan BENAR atas sesuatu yang SALAH atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH. (-) * (-) = (+) Maknanya, mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah tindakan yang BENAR. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya atas rumus matematika tersebut. Sumber: "ExceLEARN" Bulletin ExecuTrain of Jakarta | Edisi 3 Tahun IX | Jul-Sep 2014