Skip to main content

SSRS: Step by Step Create Range Limitation on Date Parameter

Artikel kali ini dibuat karena saya pernah mengalami kendala saat membuat batasan pada parameter tanggal di report (SSRS - SQL Server Reporting Service). Harapannya antara Start Date dan End Date tidak lebih dari 5 tahun. Bagaimana langkahnya?

  1. Klik kanan pada area diluar halaman report, lalu pilih Report Properties...
  2. Pada Halaman Report Properties, pilih tab Variables. Silahkan tambahkan 1 variabel. saya membuat nama variabelnya Interval_Year_Var. Isi expression pada variabel tersebut adalah
    =Round(DateDiff(DateInterval.Day,Parameters!StartDate.Value,Parameters!EndDate.Value) / 365.2425,2)
  3. Untuk membuat teks notifikasi, dapat dengan membuat kotak teks yang visibilitynya diatur melalui expression. Klik kanan pada textbox, lalu pilih Text Box Properties...
  4. Pada Halaman Text Box Properties, pilih tab Visibility. Silahkan isi expression adalah
    =IIf(Variables("Last_Valid_Report_End_Date").Value = True And Variables("Interval_Year_Var").Value <= Parameters!MaxYear.Value, True, False)
  5. Lalu ubah visibility untuk Grid / table hasil report yang dijalankan, dengan cara klik kanan pada Grid, lalu pilih Tablix Properties...
  6. Pada Halaman Tablix Properties, pilih tab Visibility. Silahkan isi expression adalah
    =IIf(Variables("Last_Valid_Report_End_Date").Value = True And Variables("Interval_Year_Var").Value <= Parameters!MaxYear.Value, True, False)
  7. Berikut hasil jika pengisian tanggal Start Date dan End Date lebih dari 5 tahun.
  8. Parameter Max Year digunakan untuk memberikan nilai jumlah maksimal interval tahun yang akan digunakan. dikarenakan penjelasan sebelumnya saya sebutkan nilai intervalnya selama 5 tahun, maka nilai default untuk parameter ini 5.
  9. Berikut hasil jika pengisian tanggal Start Date dan End Date diantara 0 hingga 5 tahun.

Comments

Popular posts from this blog

karimun ganti alternator 70A

Tanggal 26 november 2011 kemarin terjadi sesuatu hal yang menguras kantong ajaib alias "dompet". gimana tidak, selama perjalanan ke mangga dua, AC mati. setelah benerin AC, malah Aki keok, untung ada bengkel. setelah ganti aki baru, indikator aki masih nyala di kabin driver. karena istri gak mau service atau beli alternator 2nd. akhirnya tanggal 4 desember 2011 kemarin kepasang deh alternator 70 A merk BOSCH pada acara Gathering Karimun Kaskus ke-3. Berikut komentar salah satu member Karimun Kaskus, Om HT (yang masang alternator di karimun saya) : Halah sampe saya juga lupa lapor mengenai alternator , syukur deh saya bisa bantu temen2 lagi dengan tersedianya alternator optional 70 amp, dengan harga bersahabat dalam keadaan baru gress yang plek dengan karimun, seharga 800.000 saja tanpa pasang dan belom berikut ongkir, Ritual pemasangan : Pulley alternator beda dengan mm, tapi disiasati dengan menukar

Format Date SQL Server

Sebenarnya artikel kali ini hanyalah catatan saya menggunakan format date di SQL Server. Saya sering kali lupa harus menggunakan fungsi yang mana untuk melakukan format pada sebuah tanggal. Kejadiannya, saya memerlukan hanya untuk mengambil tanggalnya saja dari penulisan tanggal yang lengkap (tanggal, bulan, tahun). Berbekal dari 2 rujukan: https://stackoverflow.com/questions/28842873/convert-sql-server-date-to-mm-yyyy https://docs.microsoft.com/en-us/sql/t-sql/functions/datepart-transact-sql?view=sql-server-2017 Akhirnya saya menemukan apa yang saya butuhkan. select getdate() >> 2019-01-22 11:14:32.630 select format(getdate(), 'dd') >> 22  select datepart(day,getdate()) >> 22

Hitung Jumlah Kolom di Tabel (SQL)

Hitung Jumlah Kolom di Tabel / Count the number of columns in Table (SQL). Biasanya kita malas hitung nih jumlah kolom yang ada pada suatu tabel, saking banyaknya value yang mau di capture. permasalahannya, gimana caranya ya ??? ya dengan hitung manual, yang pasti lebih ngreget waktu hitungnya kalo fieldnya lebih dr 50 kolom. ya pake query aja, kan lebih simple dan gak usah pake' kelupaan. SELECT COUNT(*) FROM INFORMATION_SCHEMA.[COLUMNS] WHERE TABLE_NAME in (' [nama_tabel]')  Database yang digunakan SQL Server.

Bagaimana mengetahui siapa yang menambahkan akun ke dalam Active Directory

Kita mengetahui bahwa Active Directory  merupakan salah satu sistem yang penting di sebuah Perusahaan, karena menyimpan data akun dan informasi detailnya. Jika sebuah perusahaan tidak memiliki seorang staff yang memiliki tugas khusus dalam pengelolaan sistem ini, maka kita harus mengetahui siapa saja yang sudah menambahkan akun ke dalam sistem tersebut. Kita membutuhkan informasi log perubahan data, untuk mencegah adanya kebocoran informasi / security breach . Setelah melalui browsing di internet, akhirnya menemukan caranya dari website Netwrix dan Social Technet on Microsoft . Jalankan Configure Audit Policy Settings dengan perintah GPMC.msc → Edit “Default Domain Policy” → Computer Configuration → Policies → Windows Settings → Security Settings → Local Policies → Audit Policy → Audit account management → Define → Success. lakukan konfigurasi object-level Active Directory auditing settings dengan membuka ADSI Edit → Connect to “Default naming context”→ Klik “OK” → klik kanan Domai